Selamat Datang !!!!!
http://yanabd743.blog.nomor1.com/
Salam Bahagia dan Sejahtera Penuh Berkah.
Teman-teman “On Line” saya yang baik hati.
Aku percaya akan cinta. Aku percaya saat Anda membuka diri pada cinta, itu adalah hal yang paling indah.
Kate Hudson
Di dalam Blog " Pertemanan " Yan Abdullah ini kita bersama-sama saling berbagi (Share), tukar menukar pengalaman, keterampilan dan pengetahuan, dalam mengelola “lalu” lintas On Line. Tidak semuanya dengan Uang, Persahabatan, Pertemanan, Kekeluargaan Jauh lebih Menyenangkan. Sambung rasa di antara Kita, “tali bathin” antar sesama kita bangun , dengan semangat pertemanan dan kekeluargaan melalui rasa ( tali bathin ) itu kita gunakan kata, nada dan warna di media informasi on line ini. Kita membangun kampung dunia (globale village) yang aman, sejahtera dan bahagia, menuju keabadian yang tak akan pernah dimakan masa.
Saya akan memberikan sesuatu yang Anda butuhkan, jika menurut Anda berguna dan memerlukannya.
Demikian pula antara Anda dengan teman-teman lainnya dan saya.
Kenapa tidak.
Kita membangun “sinergitas”, peberdayaan untuk kesejateraan, kebahagiaan kita bersama dan tanpa melepaskan tujuan akhir kita masing-masing.
Mari bergabung dalam group “Nomor One”;
Ngalau Sitanang: Kab. Lima Puluh Kota; West Sumatera.
------Felm : A LITTLE BIT OF HEAVEN ------
Kesehatan Itu Mahal Harganya.
pria bertemu wanita, jatuh cinta
[caption id="attachment_791" align="aligncenter" width="540" caption="Cinta dan Kesehatan"]
Kapanlagi.com -Selasa, 17 Juli 2012 08:00 | Tag: Editor Column
Oleh: Adi Abbas Nugroho
Penyakit adalah tema yang paling sering diangkat sebagai momok dalam film drama. Biasanya formula yang digunakan juga sama saja: pria bertemu wanita, jatuh cinta, kemudian kisah mereka diuji karena sebuah penyakit dan bagaimana harus melewatinya.
Dan A LITTLE BIT OF HEAVEN arahan Nicole Kassell juga melakukan hal serupa. Bedanya Gren Wells selaku penulis naskah berani sedikit keluar pakem. Meski bukan hal baru, film digambarkan dengan sangat ceria dan penuh warna. Lupakan film-film tearjerker menjual tangisan yang seringkali berlebihan daripada menguras emosi. Karena hampir tak ada kesedihan ditawarkan dalam film ini.
Marley (Kate Hudson) adalah wanita yang cukup sukses dalam karir. Pada suatu hari dia merasakan keanehan dalam tubuhnya.
Usai memeriksakan diri, Marley resmi dinyatakan mengidap kanker stadium akhir.
Mungkin karena pembawaan yang ceria, Marley tak mau terlalu drama menghadapi semuanya. Dia ingin terlihat santai agar orang-orang yang dicintai tidak panik. Namun kenyataan tak berjalan sesuai rencana, justru rasa kasihan yang ditunjukkan teman, keluarga dan Julian (Gael Garcia Bernal), dokter muda yang dicintai, membuat Marley muak karena merasa tak butuh dikasihani.
Dengan ritme sangat cepat, kisah Marley digulirkan sedemikian rupa. Hubungan Marley dengan teman-teman, perjuangan memenangkan hati Julian hingga kisah ayah dan ibunya yang dianggap sebagai mimpi buruk, mampu tersaji cukup berimbang.
Namun faktor chemistry yang terlihat kurang antar pemain, membuat film ini sedikit timpang. A LITTLE BIT OF HEAVEN hampir mengandalkan tingkah polah Kate Hudson saja. Padahal dari segi kebutuhan cerita, pemain lain bisa lebih dieksplor lagi karakternya agar terlihat wajar. Seperti karakter sang Ibu yang diperankan oleh Kathy Bates. Namun anehnya, justru penampilan Whoopi Goldberg sebagai Tuhan terasa paling pas secara chemistry dengan Marley. Padahal Kate dan Whoopi hanya bertemu dalam 3 scene saja.
So far, film yang direct to video di negara asalnya tidaklah buruk untuk dinikmati. Jika mau memaafkan kesalahan minor, A LITTLE BIT OF HEAVEN mampu menjadi pilihan yang baik sebagai perenungan bahwa kesehatan itu mahal harganya. (kpl/abs)
-----------------
Berkumpul di Stonehenge
"Pendeta kepercayaan kuno bangsa Britania Raya berkumpul di Stonehenge untuk memperingati …" Yahoo News
SALISBURY, ENGLAND - JUNE 21: Rollo Maughfling, the Archdruid of Glastonbury and Stonehenge conducts a Solstice celebration service for revellers as they wait for the midsummer sunrise at the megalithic monument of Stonehenge on June 21, 2012 near Salisbury, England. Cloudy skies and a Met Office weather warning for heavy rain meant the numbers of revellers who annually gather at the 5,000 year old stone circle to see the sunrise on the Summer Solstice was down on previous years. The solstice sunrise marks the longest day of the year in the Northern Hemisphere. (Photo by Matt Cardy/Getty Images)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar